UPT Pengembangan Karir UINSSC Terima Kunjungan InnovAItion x Red Nose Foundation
UPT Pengembangan Karir UINSSC Terima Kunjungan InnovAItion x Red Nose Foundation
Kantor UPT Pengembangan Karir Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) menerima kunjungan dan silaturahmi dari tim InnovAItion x Red Nose Foundation (RNF) pada Selasa, 28 Januari 2026. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat implementasi kerja sama strategis antara UINSSC dan RNF dalam mendukung pengembangan kapasitas serta kesiapan karier mahasiswa di era digital.
Kegiatan kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan, mencerminkan semangat kolaboratif antara perguruan tinggi dan mitra eksternal. Fokus utama pertemuan diarahkan pada penguatan peran UPT Pengembangan Karir sebagai unit pendukung mahasiswa dalam menyiapkan kompetensi nonakademik, khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, peningkatan keterampilan, dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari Webinar InnovAItion x Red Nose Foundation bertajuk “AI yang Bantu, Kamu yang Maju: Edisi Persiapan Karir” yang telah diselenggarakan sejak bulan September. Webinar ini menjadi salah satu rangkaian program kolaboratif yang lahir dari nota kesepahaman (MoU) antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Red Nose Foundation. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk menghadirkan program-program pengembangan yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan dinamika dunia kerja yang terus berubah.
Dalam kesempatan tersebut, tim InnovAItion x RNF memperkenalkan Learning Management System (LMS) yang digunakan sebagai platform utama dalam pelaksanaan program pengembangan karier mahasiswa. LMS ini dirancang untuk memfasilitasi proses pembelajaran secara sistematis, mulai dari penyampaian materi, pengelolaan tugas, pemantauan progres, hingga proses evaluasi yang terintegrasi dalam satu sistem digital.
Perwakilan InnovAItion x RNF menjelaskan bahwa LMS ini tidak sekadar menjadi media administrasi pembelajaran, melainkan sebagai ekosistem pembelajaran berbasis teknologi yang mengadopsi pendekatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan kompetensi personal, keterampilan profesional, serta literasi digital yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja di era transformasi digital.
Selain itu, LMS ini juga diharapkan mampu membangun kebiasaan belajar mandiri, meningkatkan kedisiplinan dalam manajemen waktu, serta membantu mahasiswa memahami prosedur kerja berbasis sistem digital. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan konseptual, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat menjadi bekal penting setelah lulus dari perguruan tinggi.
Pihak UPT Pengembangan Karir UINSSC menyambut baik kunjungan dan silaturahmi ini sebagai bentuk sinergi strategis dengan mitra eksternal yang memiliki visi sejalan dalam pengembangan sumber daya manusia. Kehadiran LMS dinilai sejalan dengan karakter UINSSC sebagai perguruan tinggi berbasis siber yang mendorong inovasi, adaptasi teknologi, dan penguatan kompetensi mahasiswa secara berkelanjutan.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan pendampingan yang lebih sistematis dan terarah bagi mahasiswa, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam mempersiapkan mental, keterampilan, dan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja,” ungkap perwakilan UPT Pengembangan Karir UINSSC dalam sesi diskusi bersama tim InnovAItion x RNF.
Melalui kunjungan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Red Nose Foundation menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan ekosistem pengembangan mahasiswa yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan nyata. Ke depan, UPT Pengembangan Karir UINSSC bersama InnovAItion x RNF akan terus memperkuat koordinasi, pendampingan, serta evaluasi program agar seluruh rangkaian kegiatan yang telah dirancang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa UINSSC.
Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan lulusan UINSSC yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, kompeten, dan siap bersaing di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi.