Mengupas Project Based Career dan Project Based Staffing: Dari Pilihan Pekerja Hingga Strategi Perusahaan
Bayangkan jika kamu bisa menentukan sendiri proyek yang ingin digarap, mengatur waktu kerja secara mandiri, sekaligus terus memperluas jaringan lintas industri. Fenomena inilah yang melahirkan dua istilah populer di masa kini. Baru-baru ini istilah project based career dan project based staffing mulai dikenal oleh masyarakat. Namun, apa definisi dari kedua istilah tersebut? Project based career merupakan sudut pandang individu yang memilih membangun perjalanan kariernya dari satu pengerjaan proyek ke proyek berikutnya, sedangkan project based staffing adalah langkah strategis perusahaan untuk merekrut talenta tepat secara fleksibel sesuai kebutuhan durasi proyek tertentu.
Dunia kerja saat ini sedang mengalami pergeseran yang sangat dinamis. Banyak orang kini lebih tertarik untuk mengambil pekerjaan lepas atau yang lebih dikenal sebagai pekerjaan freelance. Di era digital yang mengutamakan fleksibilitas dan efisiensi ini, semakin banyak profesional yang secara sadar memilih project based career. Fenomena ini didorong oleh pesatnya pertumbuhan pasar kerja lepas dunia laporan dari World Bank mencatat bahwa sektor kerja lepas ini menyumbang sekitar 46,5% dari total angkatan kerja global, dengan jutaan orang yang lebih memilih mobilitas tinggi ketimbang terikat dalam struktur kantor konvensional.
Di Indonesia sendiri, tren penerapan project based career dapat dikategorikan cukup tinggi dan terus berkembang pesat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pekerja di sektor informal dan pekerja lepas (freelancer) di Indonesia terus melonjak hingga menembus puluhan juta orang, mencakup lebih dari setengah total angkatan kerja nasional. Tingginya angka ini tidak lepas dari pesatnya pertumbuhan ekosistem digital, menjamurnya industri startup yang butuh eksekusi proyek secara cepat, serta hadirnya berbagai platform freelance digital. Keberadaan platform ini makin mempermudah para profesional fleksibel di berbagai daerah untuk terhubung langsung dengan pemberi kerja, baik dari skala lokal maupun mancanegara, tanpa terbatas jarak dan wilayah.
Lantas, faktor apa saja yang mendorong seseorang mantap memilih project based career? Ada beberapa faktor utama yang mendorong seseorang mantap memilih project based career. Dorongan terbesar yang paling sering disuarakan adalah fleksibilitas tinggi dalam menentukan jadwal harian, beban kerja, serta lokasi bekerja untuk mencapai work-life balance yang ideal. Data BPS menunjukkan bahwa dari sekitar 21,7 juta pekerja mandiri di Indonesia, fleksibilitas waktu ini memang menjadi daya tarik utama yang membuat pola kerja lepas kian diminati. Selain itu, model karier ini memberikan kesempatan emas bagi para profesional untuk terbebas dari rutinitas kantor yang monoton, sekaligus memiliki kendali penuh dalam memilih proyek yang sesuai dengan minat pribadi. Lewat cara inilah mereka dapat terus mengasah berbagai skill baru serta memperluas portofolio karya di berbagai industri yang berbeda.
Menjalani project based career tentu punya tantangannya sendiri bagi para pekerja. Gaya kerja berbasis proyek ini ibarat dua sisi mata uang. Ada banyak keuntungan menarik yang bisa didapat, tetapi ada juga risiko atau dampak buruk yang harus siap dihadapkan. Dari segi keuntungan, pekerja punya kebebasan penuh untuk mengatur jam kerjanya sendiri. Selain itu, potensi penghasilan dari satu proyek bisa lebih besar dibanding gaji bulanan biasa. Bekerja secara mandiri juga bikin hati lebih tenang karena bisa terhindar dari pusingnya politik kantor sehari-hari.
Namun, kerugian terbesarnya adalah penghasilan yang tidak pasti karena tergantung ada atau tidaknya proyek. Pekerja proyek juga biasanya tidak mendapat tunjangan kesehatan, asuransi, atau dana pensiun dari perusahaan. Hal ini sering bikin stres, terutama saat sedang sepi proyek atau saat harus mengurus keuangan dan administrasi sendiri. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami lebih dalam bagaimana sistem rekrutmen ini bekerja.
Jika sebelumnya kita membahas project based career yang merupakan sudut pandang (point of view) dari sisi pekerja, maka sudut pandang dari sisi perusahaan disebut sebagai project based staffing. Lantas, bagaimana hubungan antara project based career dengan project based staffing? Apakah keduanya memiliki keterkaitan satu sama lain atau justru tidak sama sekali? Dan apa definisi dari project based staffing itu sendiri?
Keterkaitan antara project based career dengan project based staffing tentunya memiliki keterkaitan yang sangat erat. Project based career merupakan sudut pandang pekerja yang menawarkan keahliannya, sedangkan project based staffing adalah sudut pandang perusahaan yang membutuhkan keahlian tersebut. Perbedaan mendasarnya terletak pada subjek pelakunya, yang satu adalah pilihan gaya hidup profesional individu, sementara yang satunya lagi adalah strategi tata kelola sumber daya manusia oleh suatu perusahaan.
Pada dasarnya project based staffing adalah metode rekrutmen perusahaan untuk mengisi posisi kerja tertentu hanya selama periode proyek berlangsung. Perlu ditekankan kembali bahwa project based career dan project based staffing adalah dua hal yang berbeda. Perbedaan antara keduanya dapat disimpulkan pada fokus dan tujuannya. Project based career berfokus pada fleksibilitas serta pengembangan portofolio individu, sedangkan project based staffing berfokus pada efisiensi anggaran serta pemenuhan kebutuhan skill spesifik perusahaan secara cepat.
Bagi perusahaan, penerapan project based staffing memberikan dampak yang sangat positif dalam hal efisiensi operasional. Perusahaan dapat memangkas biaya jangka panjang seperti tunjangan tetap, asuransi, dan pelatihan karena hanya membayar kompensasi sesuai durasi proyek yang disepakati. Selain itu, strategi ini memungkinkan perusahaan mendatangkan spesialis ahli secara cepat tanpa perlu proses rekrutmen permanen yang memakan waktu lama. Perusahaan tidak hanya berhasil menghemat anggaran belanja pegawai secara signifikan, tetapi juga mampu menyelesaikan target proyek secara lebih presisi, cepat, dan berkualitas tinggi. Hasil kerja yang optimal dari para ahli ini pada akhirnya mendongkrak daya saing serta keunggulan bisnis perusahaan di pasar.
Meskipun demikian, penerapan project based staffing tentunya mengakibatkan munculnya berbagai tantangan bagi perusahaan. Dalam hal ini, perusahaan rentan menghadapi kendala minimnya loyalitas pekerja serta adaptasi budaya organisasi yang terbatas karena durasi kerja yang singkat. Namun, tantangan ini dapat di-counter dengan menerapkan sistem onboarding yang ringkas, komunikasi target yang transparan sejak awal, serta pemberian kompensasi yang adil dan kompetitif. Perusahaan tetap bisa menjaga standar kualitas kerja yang tinggi tanpa mengorbankan produktivitas tim. Meskipun pekerjanya berstatus kontrak singkat, alur kerja antaranggota tetap berjalan harmonis, target proyek selesai tepat waktu, dan risiko terjadinya konflik internal atau kesalahan teknis akibat minimnya pemahaman budaya perusahaan dapat ditekan secara maksimal.
Dapat disimpulkan bahwa perbedaan mendasar antara project based career dan project based staffing terletak pada perspektif pelakunya, di mana project based career adalah pilihan fleksibilitas jalur kerja bagi individu, sedangkan project based staffing adalah strategi rekrutmen taktis bagi perusahaan. Ciri ikonik yang membedakan keduanya adalah fokus utamanya, yaitu individu mengejar kebebasan variasi karya, sementara perusahaan mengejar efisiensi dan kepraktisan operasional.
Pada akhirnya, project based career dan project based staffing merupakan sebuah bentuk penyesuaian alami terhadap dunia kerja yang makin fleksibel dan serba cepat. Memahami kedua hal ini sangat penting, baik bagi kita yang ingin membangun karier mandiri maupun bagi perusahaan yang ingin bekerja lebih efisien. Dengan memahami perbedaannya, kita semua bisa lebih siap beradaptasi dan pintar memanfaatkan peluang di masa depan.
Referensi
- https://explodingtopics.com/blog/freelance-stats
- https://share.google/8N220ChOcYvlfkAuc
- https://techbridgeinc.com/the-pros-and-cons-of-project-based-employment/
- https://kazokku.com/blog/apa-itu-project-based-staffing/